Senin, 21 Juli 2014

The Angel without wing

malaikat tanpa sayap mungkin itulah suatu perumpamaan yang tepat untuk kedua orangtua kita, ya mereka memamng seperti layaknya malaikat yang baik terhadap anak-anaknya sekalipun anak-anaknya sering berbuat salah padanya namun mereka tetap menyanyangi anaknya dan selalu menjadi yang terbaik bagi anak-anak mereka. ditengah usianya yang telah renta orangtua masih tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya, namun tidak sedikit seorang anak melupakan orangtua setelah mereka mencapai puncak kesuksesannya. tetapi tidak sedikit pun orangtua membenci anak-anaknya yang perlahan tidak memperdulikannya, orangtua mungkin sebesar apapun usaha kita untuk membahagiakannya taakan pernah bisa membalas jasa-jasa yang telah mereka berikan kepada kita, yang tak pernah kenal kata lelah dalam menjaga, merawat, serta mendidik kita dari masih didalam perut hingga saat ini yang sudah mulai beranjak dewasa. ya semoga kita tidak termasuk kedalam golongan anak yang lupa kepada orangtuanya setelah mencapai puncakkesuksesan kelak, terimakasih orangtua ku yang sudah memberikan kasih sayangmu selama ini maaf jika diri ini sering berbuat salah kepadamu dan maaf jika diri ini masih suka merepotkanmu. kasih sayangmu tidak akan pernah aku lupakan bahagiamu maka bahagiaku juga dan sedihmu adalah sedihku juga, semoga Allah mengizinkan aku untuk terus bisa berbakti dan membahagiakanmu :')

Ask Yourself ?

terkadang banyakyang mengetahui hakikat hijab yang sudah ditetapkan, namun tidak sedikit mereka yang mengetahui tidak dapat mengamalkan nya dan menganggap hijab itu suatu hal yang "disepelakan" yaitu saat ini memang banyak wanita muslim yang memakai hijab tetapi apa yang mereka pakai tidak sesuai dengan aturan yang sudah Allah tetapkan didalam Al-Qur'an yaitu dalam surat Al-Ahzab ayat : 59 dan surat An-Nur ayat : 31.  dari sekian banyaknya wanita muslim yang berhijab saat ini jauh lebih mengutamakan trend fashion saja dan menghiraukan syariat berhijab sebenarnya, bahkan tidak sedikit dari mereka yang dengan mudah memakai dan melepas hijab sesuka hatinya tanpa menghiraukan penilaian Allah terhadap apa yang sudah dilakukannya tersebut. tidak sedikit pula para designer-designer hijab menjual pakaian hijab yang jauh dari kata syar'i meskipun saat di wawancara di tv mereka seakan mengerti aturan hijab sebenarnya namun tidak mereka terapkan dalam penjualan dari design baju muslimah mereka.
sadarlah kita hidup didunia ini tidak ada yang lain selain mentaati aturan Allah, jangan seenaknya mengabaikan perintah Allah dan bahkan tidak melaksanakan perintahnya sama sekali. hijab adalah pakaian kemuliaan untuk para muslimah jgn sampai hijab yang begitu mulia menjadi sumber fitnah bagi pemakainya, aturan hijab yang sesuai syariat sudah teramat jelas terdapat di Al-Qur'an lalu apakah kalian masih mau melanggar perintahNya ? hanya untuk menghiraukan penilaian manusia. sadarlah kita hdup di BumiNya, kita makan pun atas rezeki Nya apakah kita tidak malu jika melanggar perintahNya ? stop lah peduli akan penilaan manusia terhadap kita tapi mulai pedulilah penilaan Allah atas segala sesuatu yang kita lakukan. jika kita berpakain coba bercerminlah dan berkata "sudah Ridho kah Allah terhadap pakaian yang aku kenakan ?" ukhti fillah tidak akan salah jika kita dapat meninggalkan sesuatu hanya karena Allah, cobalah untuk taat kepadaNya dengan berhijab yang sesuai dengan aturanNya :D

Jumat, 04 Juli 2014

Akankah Kau Jodohku ?




Pertemuan indah pertama kali kita bertemu di suatu acara, saat itu aku mengaggumi mu dari caramu menangani masalah kau begitu bijak dalam berbicara. Kau pun lelaki yang bertanggung jawab hingga akhirnya kau diberikan kepercayaan untuk memimpin suatu divisi, wajahmu yang teduh dipandang mata, suaramu yang indah saat melantunkan ayat suci Al-Qur’an, kau juga pekerja keras karena ditengah kesibukan tugas-tugas kampus kau masih bisa untuk bekerja walaupun pulang malam tetap kau jalani demi membantu kedua orangtua mu.
Kamu adalah lelaki impianku, kau tidak hanya tampan namun kau juga taat terhadap ajaran agama. Itulah yang membuatku mengaggumi mu sejak awal kita berjumpa, saat itu aku berharap kalau kelak kau akan menjadi jodohku, menjadi imamku dan menjadi ayah dari anak-anak kita kelak. Rasa ini masih rapat terpendam dalam bingkai kekaguman dihatiku, meskipun begitu nama mu tidak lupa untuk aku panjatkan dalam setiap doaku agar lewat doa akan Allah sampaikan rasa rinduku terhadapmu.
Bahagianya jika suatu hari nanti Allah menakdirkan kau untukku, kita menjalin cinta dalam ikatan cinta yang halal, kita bersama membangun keluarga yang sakinah, mawadah, warahman, mempunyai anak-anak yang shalih dan shalihah. Semua ini ku pasrahkan kepada Rabb-ku, disini aku hanya berusaha dengan berdoa agar benar kalau kaulah jodohku yang sudah Allah takdirkan untukku.

Sabtu, 21 Juni 2014

I Miss You

kenapa ? pertanyaan itu yang selalu singgah dihatiku, ya satu pertanyaan kenapa kau pergi secepat ini ?
saat itu mungkin aku belum tahu apa-apa tapi saat itu aku sudah bisa merasakan sedih saat aku tahu kalau kau pergi untuk selamanya. ayah cukup kurang waktuku merasakan dekapan hangatmu dan bermanja-manja denganmu, kenapa kau pergi disaat aku mulai tumbuh menjadi seorang gadis remaja, saat itu aku iri dengan teman-temanku karena pada saat pengumuman kelulusan sekolah dasar mereka didampingi oleh kedua orangtua nya sedangkan aku datang sendiri ke sekolah tanpa di dampingi kedua orangtuaku karena ibuku sedang menjaga ayah dirumah sakit. betapa kecawa hatiku saat aku tahu kalau hasil kelulusanku tidak memungkinkan aku untuk masuk SMP negeri, namun hal tersebut tidak sebanding dengan rasa kecewa dan sedihku saat ku tahu kau telah tiada ayah, sungguh aku sangat rapuh dan sedih namun aku tetap berusaha untuk tegar dengan tidak meneteskan air mata di depan keluargaku.

ayah kau adalah malaikat untuk keluarga ini, kau juga sandaran hati untuk ibu, kau pula pencair suasana dalam keluarga ini, tanpamu kebahagiaan keluarga ini tidak akan lengkap. dan seraya itu pula aku berfikir jikalau kelak aku melangsungkan pernikahan tidak akan ada kau yang mendampingiku sebagai wali dan tidak bisa juga anak-anakku melihat kakeknya yang amat sangat baik lagi penyanyang.

ayah saat ini aku hanya ingin berusaha untuk menjadi seorang anak yang bisa menolongmu di akhirat kelak, ayah maafkan aku jikalau  aku belum bisa menjadi anak yang baik, aku janji akn terus berusaha untuk menjadi anak yang dapat dijadikan investasi duni-akhirat oleh kedua orangtuaku, ayah aku juga janji disini aku terus berusaha untuk menjaga ibu dan berbakti pula padanya. ayah percayalah suatu hari nanti kita akan berkumpul bersama di Jannah-Nya kelak, kau adalah lelaki yang dapat dijadikan panutan karena ditengah banyaknya kekurangmu kau terus berusaha untuk menafkahi keluarga ini dan memberikan hadiah untuk anak-anaknya walau hanya bekerja serabutan apapun engkau lakukan untuk membahagiakan keluarga ini. terimakasih ayah atas segala kasih sayangmu selama ini kepada kami anak-anakmu, I LOVE YOU MORE THAN EVERYTHING

Hijrah is my choice




Aku seorang remaja yang selalu ingin mencoba sesuatu hal baru dan mengikuti life style anak-anak remaja saat itu, Dari mulai gaya berbusana,makanan,dan bahkan sampai pacaran life style yang sedang digandrungi oleh para remaja. akupun mengikuti pergaulan mereka dari yang nongkrong bareng setelah pulang sekolah,berpakaian mengikuti mode,pacaran dan lain sebagainya. jaman-jaman nya masa sekolah aku jatuh cinta dengan lawan jenis atau ngetrendnya disebut dengan pacaran saat itu kalau kita punya pacar gak akan di judge sebagai “ jomblo ngenes” tapi aku bersyukur walaupun pacaran aku tidak pernah sampai melakukan hubungan diluar nikah, meskipun teman-temanku banyak yang seperti itu bahkan sampai membuahkan hasil atau lebih sering dikenal MBA.
Saat itu aku berfikir jika pacaran tidak sampai kelewat batas itu masih sah-sah aja dan masalah berpakaian selama itu gak terlalu “terbuka” masih biasa-biasa aja gak kehitung membuka aurat  tapi ternyata fikiran aku itu salah, suatu hari setelah aku duduk dibangku kuliah aku baca tweet dari ustadz felix mengenai pacaran dan hijab wanita sampai akhirnya aku kepo dan membeli bukunya beliau yang “udah putusin aja” dan “yuk berhijab”. Setelah baca buku tersebut aku langsung Jleb banget dan berkata “seberapa banyak dosa dari hasil maksiat yang salama ini aku lakukan?” tanpa fikir panjang aku mulai merubah penampilan ku dengan berjilbab tapi ternyata banyak ujian yang datang saat aku berjilbab dari mulai teman-teman yang mengejeku sampai pacarku yang tidak megizinkan aku berjilbab.  Allah membuka fikiranku dan aku memutuskan pacarku karena aku fikir kalo dia sayang tulus sama aku pasti akan mendukung aku untuk berbuat suatu kebaikan.
Hari demi hari terus berlalu dan akhirnya aku memutuskan untuk berjilbab syar’I dengan memakai jilbab panjang,gamis/rok,dan kaos kaki tentunya tanpa punuk unta. Awal aku memakai hijab syar’I sewaktu acara workshop dikampus, waktu itu teman-temanku memandangku dengan terheran-heran dan mereka mengejeku karena badanku yang kurus aku tak pantas memakai gamis serta kerudung panjang, mereka bilang aku seperti ibu-ibu dan badanku tidak membentuk jika pakai gamis, saat itu aku down banget tapi aku hanya bisa tersenyum didepan mereka walaupun hati aku sedih diejek seperti itu.
Tapi Allah selalu meguatkan aku agar aku tidak menyerah dalam menghadapi ujian ini, seiring berjalannya waktu pakaianku semakin syar’I mereka yang mencelaku perlahan-lahan mulai bosan sehingga tidak ada lagi celaan yang datang menghampiriku setiap aku datang ke kampus, sejak itu pula aku memutuskan untuk tidak pacaran sampai ada pria yang datang untuk meminagku istilahnya sih JOMBLO SAMPAI HALAL.  Hijrah adalah jalanku dan hijrah adalah pilihanku dengan meninggalkan sesuatu yang buruk untuk menuju suatu kebaikan yang akan membawaku lebih dekat dan lebih taat dengan penciptaku.

Created by : Tys