di kehidupan yang singkat ini harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya, belajar sebanyak-banyaknya sebelum jatah kita hidup di dunia ini jatuh tempo. hidup adalah sebuah pembelajaran, dalam hidup kita belajar untuk mengasihi, menyanyangi, saling membantu, selain itu tugas kita selama masih diberi umur yang panjang adalah senantiasa beribadah kepada sang Pencipta. segala yang ada di dunia ini adalah milik Allah semata, kita sebagai umatNya harus mengikuti aturanNya yang telah ditetapkan di dalam Al-Qur'an dan Hadits, apapun yang terjadi pada kita sudah ditetapkan olehNya takdir kita ada ditangan Allah. satu hal yang pasti terjadi pada kita adalah KEMATIAN, mati itu pasti adanya entah kapan itu terjadi kita tidak pernah tahu, yang perlu kita persiapkan untuk menyambut datangnya kematian tersebut adalah memntipkan bekal sebanyak-banyaknya.
kapan, dimana, dan dengan cara seperti apa saat kita meninggal nanti ? tidak ada satupun manusia yang mengetahuinya, siap maupun tidak siap saat waktunya telah tiba kita harus siap. entah sudah cukup atau tidak bekal yang selama ini kita kumpulkan malaikat maut akan datang untuk mengambil nyawa kita, jangan pernah berfikir kematian hanya datang kepada mereka yang sudah tua dan jangan pernah berfikir untuk terus melanggar perintahNya selama diberi kesempatan untuk hidup ini. manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah dan melakukan segala hal positif yang dapat bermanfaat untuk sesama karena setelah kita telah tiada siapa yang akan mendoakan kita, selain sanak saudara seiman yang menyanyangi kita. terlalu bodoh jika menganggap enteng KEMATIAN karena sesungguhnya melalui KEMATIANlah kita akan menuju sebuah kehidupan yang kekal untuk selamanya.
Minggu, 29 Maret 2015
Sabtu, 03 Januari 2015
mama...
ibu... sosok yang aku kagumi, sosok yang aku sayang dan sosok yang aku jadikan sebagi panutan, sekarang ia telah berubah sifat dan sikapnya sangat berbeda dari yang dulu aku kenal.
entah apa dan siapa yang membuatnya berubah aku tak tahu, sekarang ia menjadi sosok yang emosional,hitung-hitungan, hanya mengejar duniawidan seakan tak peduli akan nasihat dari anak-anaknya. ia menjelma sebagai ibu yang keras kepala dan seakan apapun yang dikatakannya selalu benar, kami tidak ingin membencinya tetapi semakin hari sikapnya semakin menyebalkan. dia bukan lagi seorang ibu yang dulu ku kenal, seorang ibu yang lembut lagi penyanyang, aku berusaha untuk tidak membencinya tetapi kakak-kakakku teramat sebal dengan dirinya.
sikap ibuku yang seperti itu teramat membuatku tidak betah berada dirumah, aku pusing setiap hari mendengar amarah dia yang meledak-ledak, keluh kesahnya yang membuatku merasa jikalau aku adalah beban untuknya.
aku sadar aku bukan anak yang baik, tetapi untuknya aku berusaha untuk menjadi anak yang terbaik, anak yang dapat memakaikan mahkota kemuliaan untuknya di surga kelak. tetapi saat ini aku tidak bisa memberi apapun untuknya, terlebih lagi untuk memberinya "materi" aku belum sanggup yang ada aku meminta kepadanya, terkadang aku merasa lelah untuk belajar, aku ingin segera bekerja agar aku bisa membelikan segala sesuatu yang ibuku minta, aku tidak ingin menjadi beban lagi untuknya, aku tidak ingin ia masih bekerja di masa tuanya.
setiap kali melihat wajahnya aku rindu, aku rindu ibuku yang dulu, yang selalu sabar, peyayang,kuat,ikhlas dalam mengahadapi segala sesuatu, setiap sujudku selalu ku sebut namanya aku berharap Allah dapat melembutkan hatinya dan menjernihkan fikirannya agar ia kembali seperti ibu yang pertama kali aku lihat saat aku lahir di dunia ini.
entah apa dan siapa yang membuatnya berubah aku tak tahu, sekarang ia menjadi sosok yang emosional,hitung-hitungan, hanya mengejar duniawidan seakan tak peduli akan nasihat dari anak-anaknya. ia menjelma sebagai ibu yang keras kepala dan seakan apapun yang dikatakannya selalu benar, kami tidak ingin membencinya tetapi semakin hari sikapnya semakin menyebalkan. dia bukan lagi seorang ibu yang dulu ku kenal, seorang ibu yang lembut lagi penyanyang, aku berusaha untuk tidak membencinya tetapi kakak-kakakku teramat sebal dengan dirinya.
sikap ibuku yang seperti itu teramat membuatku tidak betah berada dirumah, aku pusing setiap hari mendengar amarah dia yang meledak-ledak, keluh kesahnya yang membuatku merasa jikalau aku adalah beban untuknya.
aku sadar aku bukan anak yang baik, tetapi untuknya aku berusaha untuk menjadi anak yang terbaik, anak yang dapat memakaikan mahkota kemuliaan untuknya di surga kelak. tetapi saat ini aku tidak bisa memberi apapun untuknya, terlebih lagi untuk memberinya "materi" aku belum sanggup yang ada aku meminta kepadanya, terkadang aku merasa lelah untuk belajar, aku ingin segera bekerja agar aku bisa membelikan segala sesuatu yang ibuku minta, aku tidak ingin menjadi beban lagi untuknya, aku tidak ingin ia masih bekerja di masa tuanya.
setiap kali melihat wajahnya aku rindu, aku rindu ibuku yang dulu, yang selalu sabar, peyayang,kuat,ikhlas dalam mengahadapi segala sesuatu, setiap sujudku selalu ku sebut namanya aku berharap Allah dapat melembutkan hatinya dan menjernihkan fikirannya agar ia kembali seperti ibu yang pertama kali aku lihat saat aku lahir di dunia ini.
Minggu, 21 Desember 2014
keep your feel in your heart :')
wahai hati bersabarlah dalam menanti
wahai hati jagalah rasa yang hinggap sampai saat itu tiba
wahai hati sampaikanlah segala yang kau rasa dalam setiap untaian doa
wahai hati kendalikanlah apapun yang kau rasa...
tidak mudah memang melupakan yang pernah singgah, kau datang dengan tiba-tiba tetapi aku percaya itu bukanlah kebetulan tetapi itulah adalah berdasarkan kehendak dari Allah.
sungguh betapa terkejutnya diri ini saat pertama kali kau datang ke dalam hidupku, hingga detik ini pun aku seakan masih tak percaya kau orang asing dalam hidupku tiba-tiba masuk ke dalam kehidupanku. saat itu aku heran mengapa Allah mengirimkan kau untuk dekat denganku ? hari demi hari berlalu, bulan ke bulan pun ikut berlalu seiring semakin intens nya kita berkomunikasi maka semakin terlihat jelas apa yang kita rasakan.
"cinta" itulah yang kita rasakan meskipun tak ada komitmen ataupun ungkapan tetapi rasa itu semakin dalam ku rasa dan saat itu pula aku takut kalau semakin komunikasi ini diteruskan semakin mudah syaitan untuk menyelinap.
saat aku meminta kepadanya untuk lost contact tetapi ia menolak dan jujur hatiku pun juga menolaknya tetapi logika ini berfikir alakah aku takut, ya aku takut "virus merah jambu" itu menghampiri kita, saat itu aku memutuskan untuk mengalah ya mengalah demi menjaga "kita".
aku mengalah dengan berusaha untuk menjauhinya meskipun itu dilakukan step by step tak ada komunikasi selama satu minggu namun dia tetapi menghubungiku, sempat diri ini ingin membalas chat darinya namun aku harus menguatkan diri agar tetap konsekuen akan keputusanku.
finally aku berhasil untuk LC dengannya dan dia pun sepertinya sudah terbiasa~ yup LC memang berhasil tapi rasa ini tidak berhasil untuk aku lenyapkan. aku merindukannya, aku merasa aku kehilangannya Allahu dosanya aku jika aku merindukan laki-laki yang belum halal untukku :'(
kini yang dapat ku lakukan hanyalah berdoa ya rindu itu ku ucakan dalam siap bait doaku semoga ia pun merasakannya.
enatah bagaimana kabarnya sekarang aku tak pernah tau, tak ada komunikasi diantara kita. semua support yang selalu dia berikan seakan hilang dalam setiap hariku, hanya satu yang tersisa saat aku mulai menjauhinya dia mengirimkan ku voice note isinya dia meyiratkan apa yang ia rasakan. hanya itu yang bisa ku dengar saat aku merindukannya, air mata ini tiada henti menetes saat ku dengarkan vn tersebut. Allahu semoga engkau senantiasa menjaganya, jika dia baik untukku jadikanlah dia lelaki yang senantiasa menjadikan Al-Qur'an dan Hadits sebagi pedoman hidupnya, jadikan ia imam yang baik untukku dan jadikan aku makmum yang baik untuknya, Aamiin Allahumma Aamiin... :')
wahai hati jagalah rasa yang hinggap sampai saat itu tiba
wahai hati sampaikanlah segala yang kau rasa dalam setiap untaian doa
wahai hati kendalikanlah apapun yang kau rasa...
tidak mudah memang melupakan yang pernah singgah, kau datang dengan tiba-tiba tetapi aku percaya itu bukanlah kebetulan tetapi itulah adalah berdasarkan kehendak dari Allah.
sungguh betapa terkejutnya diri ini saat pertama kali kau datang ke dalam hidupku, hingga detik ini pun aku seakan masih tak percaya kau orang asing dalam hidupku tiba-tiba masuk ke dalam kehidupanku. saat itu aku heran mengapa Allah mengirimkan kau untuk dekat denganku ? hari demi hari berlalu, bulan ke bulan pun ikut berlalu seiring semakin intens nya kita berkomunikasi maka semakin terlihat jelas apa yang kita rasakan.
"cinta" itulah yang kita rasakan meskipun tak ada komitmen ataupun ungkapan tetapi rasa itu semakin dalam ku rasa dan saat itu pula aku takut kalau semakin komunikasi ini diteruskan semakin mudah syaitan untuk menyelinap.
saat aku meminta kepadanya untuk lost contact tetapi ia menolak dan jujur hatiku pun juga menolaknya tetapi logika ini berfikir alakah aku takut, ya aku takut "virus merah jambu" itu menghampiri kita, saat itu aku memutuskan untuk mengalah ya mengalah demi menjaga "kita".
aku mengalah dengan berusaha untuk menjauhinya meskipun itu dilakukan step by step tak ada komunikasi selama satu minggu namun dia tetapi menghubungiku, sempat diri ini ingin membalas chat darinya namun aku harus menguatkan diri agar tetap konsekuen akan keputusanku.
finally aku berhasil untuk LC dengannya dan dia pun sepertinya sudah terbiasa~ yup LC memang berhasil tapi rasa ini tidak berhasil untuk aku lenyapkan. aku merindukannya, aku merasa aku kehilangannya Allahu dosanya aku jika aku merindukan laki-laki yang belum halal untukku :'(
kini yang dapat ku lakukan hanyalah berdoa ya rindu itu ku ucakan dalam siap bait doaku semoga ia pun merasakannya.
enatah bagaimana kabarnya sekarang aku tak pernah tau, tak ada komunikasi diantara kita. semua support yang selalu dia berikan seakan hilang dalam setiap hariku, hanya satu yang tersisa saat aku mulai menjauhinya dia mengirimkan ku voice note isinya dia meyiratkan apa yang ia rasakan. hanya itu yang bisa ku dengar saat aku merindukannya, air mata ini tiada henti menetes saat ku dengarkan vn tersebut. Allahu semoga engkau senantiasa menjaganya, jika dia baik untukku jadikanlah dia lelaki yang senantiasa menjadikan Al-Qur'an dan Hadits sebagi pedoman hidupnya, jadikan ia imam yang baik untukku dan jadikan aku makmum yang baik untuknya, Aamiin Allahumma Aamiin... :')
Minggu, 05 Oktober 2014
Sahabat adalah segalanya
sahabat adalah satu kata yang penuh makna, buatku sahabat adalah dia yang selalu ada untuk kita dalam keadaan susah ataupun senang. kita mungkin punya banyak teman untuk berbagi kesenangan tetapi sahabat walaupun kita hanya mempunyai 1sahabat saja itu sangat berarti dibandingkan mempunyai 1000 teman.
hal tersebut dapat kita buktikan saat sedang mengalami kesulitan siapakah yang ada didekat kita pada saat itu jika saat kita mengalami kesulitan mereka meninggalkan kita sudah jelas mereka hanyalah teman yang hanya ada di dekat kita saat kita dalam keadaan senang saja, tetapi jika ada satu orang yang selalu membantu kita saat kesulitan itu menerpa maka itulah sahabat. Ya sahabat adalah seseorang yang selalu ada disamping kita saat kita susah dan senang, menerima semua kekurangan kita, didekatnya kita dapat menjadi diri sendiri, dan dengannya kita dapat berbagi kesidihan serta kebahagiaan yang tiada habisnya.
terimakasih sahabat meskipun kita tidak pernah ada hubungan darah sama sekali tetapi kau sudah seperti keluarga sendiri
terimakasih kau selalu ada disamping diri ini saat sedih ataupun senang
terimakasih juga kau sudah menegur serta menasehatiku saat aku berbuat salah
terimakasih sahabat kau adalah tempat pundak ini bersandar dikala masalah ini datang da kau jugalah tempat berbagi senyuman saat diri ini merasa bahagia :)
Senin, 21 Juli 2014
The Angel without wing
malaikat tanpa sayap mungkin itulah suatu perumpamaan yang tepat untuk kedua orangtua kita, ya mereka memamng seperti layaknya malaikat yang baik terhadap anak-anaknya sekalipun anak-anaknya sering berbuat salah padanya namun mereka tetap menyanyangi anaknya dan selalu menjadi yang terbaik bagi anak-anak mereka. ditengah usianya yang telah renta orangtua masih tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya, namun tidak sedikit seorang anak melupakan orangtua setelah mereka mencapai puncak kesuksesannya. tetapi tidak sedikit pun orangtua membenci anak-anaknya yang perlahan tidak memperdulikannya, orangtua mungkin sebesar apapun usaha kita untuk membahagiakannya taakan pernah bisa membalas jasa-jasa yang telah mereka berikan kepada kita, yang tak pernah kenal kata lelah dalam menjaga, merawat, serta mendidik kita dari masih didalam perut hingga saat ini yang sudah mulai beranjak dewasa. ya semoga kita tidak termasuk kedalam golongan anak yang lupa kepada orangtuanya setelah mencapai puncakkesuksesan kelak, terimakasih orangtua ku yang sudah memberikan kasih sayangmu selama ini maaf jika diri ini sering berbuat salah kepadamu dan maaf jika diri ini masih suka merepotkanmu. kasih sayangmu tidak akan pernah aku lupakan bahagiamu maka bahagiaku juga dan sedihmu adalah sedihku juga, semoga Allah mengizinkan aku untuk terus bisa berbakti dan membahagiakanmu :')
Ask Yourself ?
terkadang banyakyang mengetahui hakikat hijab yang sudah ditetapkan, namun tidak sedikit mereka yang mengetahui tidak dapat mengamalkan nya dan menganggap hijab itu suatu hal yang "disepelakan" yaitu saat ini memang banyak wanita muslim yang memakai hijab tetapi apa yang mereka pakai tidak sesuai dengan aturan yang sudah Allah tetapkan didalam Al-Qur'an yaitu dalam surat Al-Ahzab ayat : 59 dan surat An-Nur ayat : 31. dari sekian banyaknya wanita muslim yang berhijab saat ini jauh lebih mengutamakan trend fashion saja dan menghiraukan syariat berhijab sebenarnya, bahkan tidak sedikit dari mereka yang dengan mudah memakai dan melepas hijab sesuka hatinya tanpa menghiraukan penilaian Allah terhadap apa yang sudah dilakukannya tersebut. tidak sedikit pula para designer-designer hijab menjual pakaian hijab yang jauh dari kata syar'i meskipun saat di wawancara di tv mereka seakan mengerti aturan hijab sebenarnya namun tidak mereka terapkan dalam penjualan dari design baju muslimah mereka.
sadarlah kita hidup didunia ini tidak ada yang lain selain mentaati aturan Allah, jangan seenaknya mengabaikan perintah Allah dan bahkan tidak melaksanakan perintahnya sama sekali. hijab adalah pakaian kemuliaan untuk para muslimah jgn sampai hijab yang begitu mulia menjadi sumber fitnah bagi pemakainya, aturan hijab yang sesuai syariat sudah teramat jelas terdapat di Al-Qur'an lalu apakah kalian masih mau melanggar perintahNya ? hanya untuk menghiraukan penilaian manusia. sadarlah kita hdup di BumiNya, kita makan pun atas rezeki Nya apakah kita tidak malu jika melanggar perintahNya ? stop lah peduli akan penilaan manusia terhadap kita tapi mulai pedulilah penilaan Allah atas segala sesuatu yang kita lakukan. jika kita berpakain coba bercerminlah dan berkata "sudah Ridho kah Allah terhadap pakaian yang aku kenakan ?" ukhti fillah tidak akan salah jika kita dapat meninggalkan sesuatu hanya karena Allah, cobalah untuk taat kepadaNya dengan berhijab yang sesuai dengan aturanNya :D
sadarlah kita hidup didunia ini tidak ada yang lain selain mentaati aturan Allah, jangan seenaknya mengabaikan perintah Allah dan bahkan tidak melaksanakan perintahnya sama sekali. hijab adalah pakaian kemuliaan untuk para muslimah jgn sampai hijab yang begitu mulia menjadi sumber fitnah bagi pemakainya, aturan hijab yang sesuai syariat sudah teramat jelas terdapat di Al-Qur'an lalu apakah kalian masih mau melanggar perintahNya ? hanya untuk menghiraukan penilaian manusia. sadarlah kita hdup di BumiNya, kita makan pun atas rezeki Nya apakah kita tidak malu jika melanggar perintahNya ? stop lah peduli akan penilaan manusia terhadap kita tapi mulai pedulilah penilaan Allah atas segala sesuatu yang kita lakukan. jika kita berpakain coba bercerminlah dan berkata "sudah Ridho kah Allah terhadap pakaian yang aku kenakan ?" ukhti fillah tidak akan salah jika kita dapat meninggalkan sesuatu hanya karena Allah, cobalah untuk taat kepadaNya dengan berhijab yang sesuai dengan aturanNya :D
Jumat, 04 Juli 2014
Akankah Kau Jodohku ?
Pertemuan indah pertama
kali kita bertemu di suatu acara, saat itu aku mengaggumi mu dari caramu
menangani masalah kau begitu bijak dalam berbicara. Kau pun lelaki yang
bertanggung jawab hingga akhirnya kau diberikan kepercayaan untuk memimpin
suatu divisi, wajahmu yang teduh dipandang mata, suaramu yang indah saat
melantunkan ayat suci Al-Qur’an, kau juga pekerja keras karena ditengah
kesibukan tugas-tugas kampus kau masih bisa untuk bekerja walaupun pulang malam
tetap kau jalani demi membantu kedua orangtua mu.
Kamu adalah lelaki
impianku, kau tidak hanya tampan namun kau juga taat terhadap ajaran agama.
Itulah yang membuatku mengaggumi mu sejak awal kita berjumpa, saat itu aku
berharap kalau kelak kau akan menjadi jodohku, menjadi imamku dan menjadi ayah
dari anak-anak kita kelak. Rasa ini masih rapat terpendam dalam bingkai
kekaguman dihatiku, meskipun begitu nama mu tidak lupa untuk aku panjatkan
dalam setiap doaku agar lewat doa akan Allah sampaikan rasa rinduku terhadapmu.
Bahagianya jika suatu
hari nanti Allah menakdirkan kau untukku, kita menjalin cinta dalam ikatan
cinta yang halal, kita bersama membangun keluarga yang sakinah, mawadah,
warahman, mempunyai anak-anak yang shalih dan shalihah. Semua ini ku pasrahkan
kepada Rabb-ku, disini aku hanya berusaha dengan berdoa agar benar kalau kaulah
jodohku yang sudah Allah takdirkan untukku.
Langganan:
Postingan (Atom)